Yogyakarta,
19 Juni 2025 – Indonesia Sport Therapy (ISPOT) menjalin
sinergi strategis dengan Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga, dan
Pariwisata (Disbudporapar) Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah dalam
pelaksanaan Diklat Pelatih Fisik dan Penanganan Cedera Olahraga Tahun 2025.
Kegiatan
penandatanganan kerja sama ini digelar di Yogyakarta, disaksikan oleh Kepala
Disbudporapar Katingan, Bapak Kalpin, S.Ag., M.Si, serta turut
dihadiri perwakilan KONI Katingan, dan Pimpinan ISPOT, Ragil
Atmaja, S.T., AIFO., CI serta Prof. Dr. Devi Tirtawirya, M.Or
Kerja sama ini
difokuskan untuk memberikan pelatihan berbasis ilmu kepelatihan dan sport
therapy kepada para pelatih cabang olahraga di Kabupaten Katingan. Materi
pelatihan meliputi dasar-dasar kondisi fisik, metode latihan yang aman, serta
teknik pencegahan dan penanganan cedera yang sering terjadi pada atlet.
“Pelatih harus
menjadi pelindung pertama bagi atlet, tidak hanya dalam hal performa, tapi juga
kesehatan fisik. Dengan pelatihan ini, kami berharap pelatih di daerah dapat
lebih siap menangani risiko cedera dengan ilmu yang benar,†ujar Prof. Dr.
Devi Tirtawirya, M.Or, dari pihak ISPOT.
Diklat ini
menjadi salah satu program strategis dalam rangka mendukung sistem pembinaan
olahraga daerah yang berkelanjutan dan berorientasi pada prestasi bebas cedera.
Kepala Disbudporapar Katingan menambahkan, “Kami mengapresiasi kolaborasi ini
sebagai langkah nyata untuk membentuk ekosistem pembinaan olahraga yang lebih
profesional dan aman bagi atlet.â€
Pelatihan
direncanakan akan segera dilaksanakan dengan melibatkan pelatih dari berbagai
cabang olahraga aktif di Kabupaten Katingan.